Katanya sih, pria memikirkan seks setiap tujuh detik. Tetapi fakta ini diruntuhkan oleh studi baru yang diadakan oleh Relate. Makin banyak pria yang ternyata malah kehilangan libido.

Terapis psikoseksual dari Relate, Nina Bryant, mengakui bahwa masalah ini makin meningkat, dan mengancam hubungan pria dan wanita.

"Ketika saya mulai masuk ke dunia ini, jarang sekali ada pria yang melaporkan kehilangan gairahnya dalam seks," ujar perempuan yang berpengalaman selama 18 tahun ini. "Sekarang jumlahnya menjadi sepertiga dari seluruh kasus yang saya tangani."

Ada alasan khusus yang dikemukakan pada spesialis seks mengenai fenomena ini. Beberapa meyakini bahwa pria lebih mampu menyatakan perasaannya (dibandingkan dengan generasi sebelumnya), sementara yang lain merasa pria makin tertekan dengan tanggung jawabnya di dunia yang semakin berkembang ini.

"Kami mengharapkan yang lebih banyak dari pria saat ini," ujar Petra Boynton, psikologi relasi dan seks. "Mereka tak hanya dituntut menjadi pencari nafkah, tetapi juga ayah yang cekatan, sekaligus suami yang mampu memberikan orgasme untuk istrinya."

Pria selalu dianggap berpengalaman soal seks sejak masa puber, namun dalam kenyataannya, dorongan seks pria berfluktuasi untuk penyebab apa pun. Bisa dikarenakan stres, ketidakbahagiaan, kelelahan, atau berada di bawah tekanan saat bekerja.

Mengenai fenomena ini, Bryant mengakui bahwa berfokus pada seks bukanlah jalan keluar terbaik yang dapat dilakukan perempuan. "Tak usah membeli sex toys atau semacamnya. Perempuan bisa mencoba merapikan kamar tidur lebih dulu, meskipun hal itu jarang sekali menjadi penyebabnya," paparnya.

Jika suami terlihat bosan, lebih baik Anda memberitahu pasangan. Tanyakan apakah ada sesuatu yang mengganggu pikirannya. Katakan juga bahwa Anda merindukan suasana romantis di kamar.

Dalam penelitian dikatakan pula bahwa menurut perkiraan, satu dari dua pria akan mengalami impotensi pada beberapa titik dalam hidupnya. Kadang-kadang hal ini merupakan gejala diabetes atau penyakit jantung. Bisa diperparah pula dengan kebiasaan merokok dan minum alkohol.

Nah, jika kondisi kesehatan suami sebenarnya masih prima, akan lebih baik jika Anda mencari tahu penyebabnya dengan berkonsultasi. Terapis seks profesional sudah terlatih untuk mengangkat masalah yang menjadi akarnya, dan membantu pasangan menemukan hasratnya kembali. Hanya karena Anda sudah menikah 15 tahun, tak berarti hubungan seks menjadi garing kan?

Aturan Bereksplorasi Fantasi Seksual



Mewujudkan fantasi bercinta memang bisa mewarnai kehidupan seks Anda dan pasangan. Bahkan menurut pakar seks asal Inggris, Tracey Cox, membagi fantasi bersama pasangan adalah cara terbaik untuk terus menyalakan gairah bercinta.

Namun, mewujudkan fantasi tak semudah yang diduga. Apalagi, kaum Hawa sering merasa mengungkap fantasi dan ekspresi gairah bercinta. Padahal, kalau mau jujur, wanita pun memiliki fantasi liar yang tak sepenuhnya bisa diungkap secara lugas.

Ada beberapa atuan dasar yang bisa Anda terapkan dalam merealisasikan fantasi Anda. Mungkin berguna untuk diterapkan bersama pasangan Anda.

1. Gunakan Simbol
Anda punya fantasi yang agak menyerempet bahaya? Tak perlu menerjemahkan secara harfiah. Gunakan simbol atau pengandaian. Misalnya, Anda berfantasi melakukan anal seks (hubungan seks lewat anus) yang pasti bakal ditolak pasangan. Anda bisa membayangkan (berpura-pura) bahwa Anda sedang melakuakn posisi tersebut dengan menggunakan posisi doggy style (penetrasi dari arah belakang). Ide ini cukup mengakomodasi fantasi Anda, tanpa harus membuat pasangan takut mewujudkannya.

2. Siapkan Aksesori (Jika Perlu)
Sex toys yang mahal atau pun kostum yang membuat Anda lebih menjiwai "peran" (saat mewujudkan fantasi), sebenarnya tidak terlalu diperlukan. Namun, memang semakin kita berusaha mencari aksesori untuk "permainan", rasanya akan semakin menyenangkan. Apalagi, berbelanja perlengkapan bisa menjadi menyenangkan dari fantasi nakal Anda. Jangan lupa siapkan musik untuk membuat "skenario" lebih seru dan gunakan ruangan lain untuk variasi.

3. Sama-sama Senang
Jika ini pertama kalinya Anda dan pasangan mewujudkan fantasi, pilihlah yang bisa membuat Anda berdua sama-sama senang. Ini akan berpengaruh pada realisasi berikutnya. Jika baru pertama kali saja salah satu sudah merasa tidak nyaman, tentu realisasi kedua bisa terancam gagal diwujudkan.

4. Pikirkan Bersama
Sebelum mewujudkan fantasi itu, buat skenario bersama. Memang, yang Anda dan pasangan lakukan hanyalah akting atau pura-pura. Namun, jika dipikirkan dengan matang, hasilnya akan membuat Anda berdua tak sabar untuk mewujudkan fantasi lainnya.

5. Spesifik
Perjelas bagaimana karakter yang ingin Anda dan pasangan mainkan. Pasalnya, pada beberapa orang, fantasi bisa hilang begitu saja jika saat peran dimainkan, salah satunya melanggar aturan permainan, meski hanya 1-2 menit saja.

6. Jangan Takut Tertawa
Lanjutkan saja permainan. Percaya deh, gairah Anda akan menghilangkan kekakuan dan tawa tadi saat berdua makin bergairah.

7. Sinyal Khusus
Buat kesepakatan untuk kata "stop" sebelum permainan dimulai. Ciptakan kata "stop" yang lain dari biasanya. Misalnya, gantikan kata "stop" dengan kata "merah".

8. Aman
Jika melakukannya di rumah, pastikan saat Anda dan pasangan mewujudkan fantasi itu, tidak ada anggota keluarga lain. Dengan begitu, privasi Anda tidak terganggu.

9. Jangan Malu
Atau pun takut untuk memulai fantasi di tempat umum. Beberapa fantasi, seperti sex with a stranger (bercinta dengan orang tak dikenal) bisa menggunakan skenario seolah-olah Anda dan pasangan bertemu di kafe sebelum aksi sebenarnya dimulai.

10. Siapkan Bantuan
Fantasi threesome (bercinta dengan lebih dari dua orang, alias bertiga) atau foursome bukan hanya dominasi lelaki, lho. Perempuan pun ada yang memiliki fantasi liar ini. Namun, biasanya keinginan mewujudkan fantasi ini malah bisa berakhir dengan pertengkaran karena masalah cemburu. Untuk menyiasati fantasinya, Anda tidak perlu menghadirkan lelaki lain. Cukup menggunakan sex toys berupa vibrator dengan mata tertutup. Anda pun akan merasa seolah bercinta dengan lebih dari satu lelaki tanpa konsekuensi dicemburui.